Pertemuan kesebelas, 21 November 2011
Ibu Henny Wirawan, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara
Di Indonesia sekarang ini, isu gender menjadi hal yang hangat diberitakan. Kasus-kasus bermunculan di media massa dan menjadikan hal-hal mengenai gender menjadi "patut" dan seharusnya. Pada pertemuan kali ini, tema yang diusung adalah perbedaan yang menjadi perbandingan gender di Indonesia. Perspektif masyarakat mengenai hal ini dan hal nyata yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.
Pertama akan dijelaskan dahulu beberapa istilah:
1. Persepsi adalah pandangan umum atau bahkan pribadi yang dimiliki individu atau kelompok mengenai suatu hal atau kejadian. Persepti masih dikategorikan dalam tahap kognitif.
2. Stereotip adalah proses pe-label-an atas suatu hal, ras, agama, kelompok tertentu, dll. Stereotip ada yang bersifat positif, negatif dan netral. Tahap selanjutnya adalah menjadi prasangka.
3. Prasangka/dugaan/asumsi masih dalam tahap kognitif tapi biasanya berarah negatif atau buruk.
4. Prasangka yang berkelanjutan akan bertumbuh menjadi sikap atau tindakan yang biasa disebut diskriminasi atau menjauhkan diri/memisahkan diri/menjelekkan yang lain. Sebagai negara dengan banyak kebudayaan yang berbeda, keempat hal ini menjadi penting untuk dimengerti.
Sex adalah ungkapan yang bisa memiliki 2 arti, sebagai arti biologis dan arti anatomi (laki-laki dan perempuan).
Gender bukan hanya sekedar perbedaan jenis kelamin namun menyatakan peranan, tanggung jawab, kewajiban, status dan hak.
Melalui serangan media massa yang ditujukan ke masyarakat, beberapa pandangan terbentuk di masing-masing pribadi mengenai perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan. Berikut tabel.
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|
1
|
Lebih vulgar mengenai hal-hal berbau sex.
|
Lebih tabu akan hal-hal berbau sex dan pornografi.
|
|
|
NB: Ini adalah didikan dari kecil, bahwa pria biasa dengan hal sex,
pornografi dan wanita ditekankan untuk menghindari hal-hal tersebut.
|
|
|
2
|
Tidak ada pelecehan terhadap pria, kecuali dilakukan sesama jenis
(gay/homo).
|
Pelecehan terhadap wanita sering terjadi bahkan dalam kendaraan umum.
|
|
3
|
Majalah Playboy, FHM diperuntukkan untuk laki-laki yang isinya
mengekspos keelokan tubuh wanita.
|
Tidak ada majalah yang mengekspos tubuh laki-laki untuk dikonsumsi
wanita, kebanyakan majalah wanita berisi obrolan lifestyle atau sex setelah
berkeluarga.
|
|
4
|
Pelaku pemerkosaan/pelecehan.
|
Perempuan sebagai korban pemerkosaan/pelecehan.
|
|
|
NB: Walau pun ada wanita yang memperkosa/melecehkan pria namun
jumlahnya sangat-sangat kecil. Pria yang diperkosa/dilecehkan ternyata
lumayan banyak tapi pelakunya kebanyakan sesama jenis atau kaum gay/homo. Ada
juga pelaku pelecehan/pemerkosaan terhadap wanita yang dilakukan sesama jenis
yaitu kaum lesbian.
|
|
|
5
|
Lebih mudah teransang hal-hal berbau pornografi.
|
Perempuan lebih malu-malu atas hal-hal seperti itu
|
|
6
|
Tidak bisa menahan diri, artinya hawa nafsu didahulukan.
|
Lebih bisa menahan diri, untuk hal ini logika diutamakan.
|
|
7
|
Lebih berkuasa atas wanita (terlihat pada sinetron).
|
Lebih tertindas, menangis-nangis (dalam sinetron).
|
|
8
|
Selalu yang benar, artinya bila seorang suami selingkuh dikarenakan
istri yang tidak becus, pria yang memerkosa dikarenakan wanita berpakaian
terlalu seksi seperti yang ramai dibicarakan mengenai pemerkosaan dalam
kendaraan umum yang mengikutsertakan pendapat salah satu gubernur mengenai
rok pendek yang dikenakan wanita.
|
Selalu dipersalahkan. Tidak mengurus rumah, wanita disalahkan, anak
salah, wanita yang disalahkan karena didikan yang tidak baik, hampir selalu
dan selalu wanita yang disalahkan.
|
|
9
|
Mengkonsumsi pornografi adalah hal yang wajar dilakukan.
|
Wanita sebagai simbol sex. Iklan menjadikan sensualitas wanita
sebagai objek yang menarik pria untuk membeli produk. SPG (Sales Promotion
Girl) menjadi penarik pembeli produk. Asalkan tujuan dari sensualitas adalah
positif dan tidak mengeksploitasi sebenarnya hal ini masih dalam taraf wajar.
|
|
10
|
Membeli kondom adalah hal wajar.
|
Wanita yang membeli kondom dianggap wanita nakal. Wanita agresif juga
dianggap wanita nakal.
Wanita selalu dituntut tampil sempurna, cantik, karena mata pria
tertuju pada kemolekan wajah dan tubuh terlebih dahulu.
|
|
11
|
Laki-laki yang seharusnya menafkahi keluarga walau kenyataannya
terkadang tidak seperti itu.
|
Wanita yang menafkahi keluarga = otoriter dan galak. Sebenarnya tidak
ada salahnya wanita sebagai kepala keluarga.
|
|
|
NB: Wanita sebagai sumber ekonomi keluarga dapat membantu suami
memenuhi kebutuhan keluarga. Suami seharusnya mendukung dan saling membantu,
asalkan ada kesepakatan, diharapkan tidak terjadi hal-hal yang tidak
diinginkan dalam berumahtangga. Istri juga harus ingat kewajibannya sebagai
ibu rumah tangga. Sebenarnya tidak ada masalah istri berkarier, masalah
muncul saat gaji istri lebih besar daripada gaji suaminya.
|
|
|
12
|
Keperjakaan tidak dipertanyakan dan tidak ada ciri-ciri yang bisa
dijadikan patokan.
|
Keperawanan dipertanyakan, padahal selaput darah sebagai simbol
keperawanan bisa rusak kapan saja, saat terjatuh, saat senam, dll.
|
|
13
|
Poligami tidak masalah asal disetujui istri pertama dan bisa adil,
yang pada kenyataanya istri pertama tidak akan tahan dan suami tidak bisa
adil seperti kasus salah satu petinggi agama.
|
Poliandri dianggap tidak benar maka jarang ada kasus wanita bersuami
banyak, hanya dalam kasus cerai lalu menikah lagi.
|
|
14
|
|
Korban kekerasan menarik diberitakan seperti yang ramai di media:
pemerkosaan terhadap wanita, wanita yang hilang, pembunuhan terhadap wanita.
|
Inilah perspektif yang timbul di masyarakat Indonesia sekarang ini.
Sebagai warga penerus bangsa, apa kiranya yang bisa kita lakukan untuk menggubah keseluruhan pandangan ini? SULIT NAMUN BISA.. Bisa dilakukan dengan menulis di media, bicara di media bahwa ini yang sekarang sedang terjadi, bagaimana kita menyingkapinya? Tetap dipertahankan seperti ini atau mari kita merubah. Kejadian di kendaraan umum yang membiarkan ibu hamil berdiri dan para pria duduk tenang di kursinya adalah masalah sopan-santun, moral, etika yang harus diperbaiki.
TRIVIA:
Ibu rumah tangga adalah pekerjaan
yang mulia. Penghitungan yang dilakukan Ibu Henny apabila ibu rumah tangga
harus digaji atas semua yang ia lakukan menghasilkan nilai kurang lebih Rp 600
juta /tahun atas pekerjaan seperti mencuci baju, mengurus rumah, mengurus anak,
memasak, melayani suami, dll. Oleh karena itu mari para suami hargai istri anda
dan bantulah mereka. Di Jepang ada sebuah terapi yang meminta para suami
membawa gondolan di perutnya, dikondisikan seperti saat ibu hamil dan mereka jadi
menghargai dan selalu membantu ibu hamil karena telah merasakan sulitnya saat
mengandung besar. Tidak bisa tidur tenang, tidak bisa membungkuk, dimana-mana sakit dan bengkak. Marilah kita menghargai istri dan ibu kita dan para wanita berani di dunia ini..!!
Sumber foto:
http://maryhoneyballmep.files.wordpress.com/2010/01/gender.jpg
http://pengacarasemarang.files.wordpress.com/2011/01/gender-oriented-brands.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiynFyo9SXvnU63QX9ZnS5dr-Zvl2Q-zOohC5CDuXNSHYYSV3rBoYqbepkg2Wf95SkvnNn0nuhdbKHrp-wmKmmokYs4QCI3U0bvG4ti7xKKsTIX5VokxQWvaN3FaHC71lSe7kN26251Qwc/s1600/gender.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhErz7w74yaxsGXKA4cFkpPoSjApmQbSxgEUD_QyP1nCscXIOetA4PZdVKBPmP0AiKfApHUUl0Py2uGvVLqfB1iUqLJ1dupLzkvA_Mn5HCmBnQhsEN-uF39gFHaSW52UhgQ4W-0-zERGpDT/s1600/gender.jpg
http://apps.who.int/medicinedocs/documents/h2977e/p06a.gif
http://www.kendat.org/atnesa/images/gender.gif
















